Pro dan Kontra Pembangunan Masjid di Denpasar Bali

Pro dan Kontra Pembangunan Masjid di Denpasar Bali

Pro dan Kontra Pembangunan Masjid di Denpasar Bali

Puncak hasil pemikiran mitos terjadi pada zaman tentang alam sementara antara lain adalah bahwa alam semesta merupakan suatu ruangan atau selungkup. Horoskop atau ramalan nasib berdasarkan perbintangan juga merupakan pendapat dari zaman Babylonia ini. Selain itu pola pikir orang yunani kuno misalnya seorang filosof, astronom, ahli matematika, dan ahli teknik berpendapat bahwa bintang-bintang mengeluarkan sinar sendiri, sedangkan bulan hanya sekedar memantulkan sinar dari matahari. Selanjutnya berdasarkan kemampuan berfikir manusia yang makin maju dan perlengkapan pengamatan semakin sempurna maka mitos masjid dengan berbagai legendanya makin ditinggalkan dan cenderung menggunakan akal sehat atau rasionya. Tokoh-tokoh yunani yang lain telah memberikan perubahan berfikir dimasa itu Anamximander, seorang pemikir kontemporer pada masa Thales berpendapat bahwa langit  yang kita lihat sebenarnya hanya setengah saja masjid. Langit dan segala isinya beredar mengelilingi bumi, dan pendapat ini bertahan sampai abad pertengahan.

Dia juga mengajarkan membuat jam matahari. Seorang yang berpendapat bahwa unsur-unsur dasar pembentukan semua benda  itu adalah air. Ini merupakan pendapat pertama tentang transmutasi unsur-unsur. Seorang pengkoreksi pendapat anaximenes bahwa justru apilah yang menyebabkan adanya trasmutasi itu; tanpa api benda-benda akan tetap seperti adanya. Seorangyang berpendapat bahwa unsure dasar semua benda sebenarnya adalah empat yaitu: tanah, api, udara, dan air sebagaimana yang diungkapkan oleh orang-orang sebelumnya masjid. Dia juga berpendapat bahwa bumi itu bulat dan berputar karena itu seolah-olah benda-benda alam lainnya termasuk matahari mengelilingi bumi. Merupakan orang menyempurnakan ajaran pytagoras tentang empat yaitu: tanah, api, udara, dan air. Dia memperkenelkan tentang tenaga menyekat atau daya tarik-menarik dan daya tolak-menolak. Kedua tenaga ini dapat mempersatukan atau memisahkan unsur-unsur itu. Seorang yang mempunyai titik tolak berpikir  yang berbeda dengan orang-orang sebelumnya.

Buah pikirannya yang penting tentang bumi, sebagai pusat sistem tatasurya (geosentris), terbentuk bulat, diam seimbang tanpa tiang penyangga. Pada masa ini juga semakin sempurnanya alat pengamat bintang berupa  teloskop dan semakin meningkatnya pola pikir manusia sehingga terjadi perubahan besar atas semua masjid. Matahari sebagai pusat sistem solar dan bumi merupakan salah satu planet yang mengelilingi matahari. Bulan mengelilingi matahari dan bersamaan dengan bumi. Bumi berputar pada porosnya dari barat ke timur akibatnya terjadi pergantian siang dan malam. Ilmuwan italia yang berani mengumumkan teloskop yang mutakhir. Lebih jauh ia mengemukakan ada empat buah yang mengelilingi yupiter, adanya gunung-gunung di bulan dan bintik hitam di matahari yang penting digunakan untuk menghitung kecepatan. Di anggap sebagai permulaan abad ilmu pengetahuan modern, yang menetapkan suatu kebenaran berdasarkan induksi dan eksperimen masjid. Dari sinilah dapat diketahui perkembangan pola pikir manusia dimasa dahulu hingga abad pertengahan. Dan terus berkembang hingga masa sekarang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *