Banyaknya Konglomerat yang Masuk Bisnis Teknologi dengan Berbagai Alasan

Konglomerat Indonesia selalu ekspansi ke usaha tehnologi. Saksikan saja group Lippo serta Djarum yang memantapkan kaki ke usaha e-commerce yang membuat konsumen nyaman karna adanya cek resi.

Usman Akhtar, Mitra and Indonesia Head of Financial Investors Practice Bain & Company menerangkan, fenomena ini memanglah jadi trend. Generasi keluarga termuda semakin miliki pemikiran terbuka. ” Generasi muda itu banyak yang studi di negara beda. Mereka jadi lebih terbuka serta lihat usaha mana yang dapat diperkembang, ” kata Usman, Rabu (30/8).

Banyaknya Konglomerat yang Masuk Bisnis Teknologi dengan Berbagai Alasan

Menurut dia, hal semacam ini berlangsung waktu pertandingan usaha paling utama di domestik semakin ketat. Ditambah sekali lagi, pasar ASEAN terbuka dan pemain global yang masuk semakin banyak. ” Nah mereka juga mengevaluasi core usaha paling utama mereka apa. Saat saksikan kesempatan usaha beda, mereka juga memasukkan private investor untuk memasukan nilai lebih, ” lanjutnya.

Menurut dia, cerita berhasil sempat berlangsung waktu Group Sampoerna melepas saham ke Phillip Morris. Dana yang di terima lalu dikelola ke usaha beda yang dapat berikan keuntungan lebih cepat. ” Kita selalu saksikan trend ini masih tetap ada yang akan datang, ” kata Usman.

Beberapa Teknologi yang akan jadi tren pada tahun 2017

Makin lama, perubahan tehnologi juga semakin cepat. Beberapa hal yang dulunya seakan tidak mungkin saja ada, semua jadi dapat diaplikasikan bersamaan dengan semakin cepatnya koneksi internet. Komunitas Adfest 2017 memperkirakan sebagian tehnologi yang juga akan jadi trend di th. 2017. Apa sajakah?

1. Artificial Intelligence

Mengutip Forbes, artificial intelligence atau kecerdasan buatan memanglah bukan hal baru. Dari sekian waktu, kecerdasan buatan selalu berkembang. Juga sekian dengan machine learning. Beberapa pakar mengatakan, selama 2017, semakin banyak piranti yang akan diberi kecerdasan buatan serta machine learning.

Th. 2017 diramalkan jadi saat persaingan perebutan beragam perusahaan besar seperti Google, Amazon, Apple, serta IBM dalam meningkatkan tehnologi kecerdasan buatan mereka di product semasing. Oleh karena itu, perubahan serta pemakaian machine learning juga akan meluas didunia tehnologi.

2. Virtual Reality serta Augmented Reality

Virtual reality (VR) serta augmented reality (AR) memanglah ramai dikenalkan pada customer th. lantas serta pemakaiannya selalu meluas pada 2017. Hal tersebut tidak terlepas dari peranan beragam perusahaan yang melaunching aplikasi, piranti, serta game dengan tehnologi ini.

Th. 2017 diramalkan juga akan jadi kunci untuk pengembangan VR serta AR. Terlebih, saat ini semakin banyak perusahaan yang memantapkan diri meningkatkan tehnologi ini lebih serius.

Pemakaiannya juga tidak hanya untuk game, VR serta AR dapat digunakan dalam beragam hal, umpamanya pasarkan satu product lewat pengalaman didunia maya memakai VR. Sesaat, AR dapat digunakan untuk mensupport usaha digital seperti e-commerce serta banyak yang lain.

3. Video

Perubahan jaringan internet cepat disebut-sebut akan mensupport mengkonsumsi video oleh pemakai smartphone. Dapat dibuktikan, saat ini beragam perusahaan tehnologi raksasa konsentrasi mengerjakan service video semasing. Sebut saja media sosial garapan Mark Zuckerberg, Facebook.

Bahkan juga, Wakil Presiden Facebook Eropa Nicola Mendelsohn waktu diwawancara Fortune mengatakan, masa depan Facebook berada di piranti mobile serta video. Tanpa ada sangsi, ia juga membuka, mengkonsumsi video selama ini selalu bertambah. Begitu halnya Snapchat yang gencar meningkatkan service berbasiskan videonya.

Tidak lupa, Forbes mengatakan, service video on-demand pasti akan semakin disukai. Umpamanya saja untuk melihat film atau mendengar musik. Oleh karena itu, dijelaskan kalau th. 2017 ini, penambahan service video on-demand pasti akan melonjak tajam, terutama dengan internet cepat serta penetrasi smartphone yang semakin luas.

4. Messaging Apps

Meluasnya penetrasi smartphone ditambah lancarnya koneksi internet buat orang makin rajin memakai paket data untuk beragam keperluan. Bahkan juga satu diantara operator telko sekian waktu lalu mengatakan kalau service seperti SMS serta panggilan telepon trafiknya alami penurunan dibanding th. 2015. Sesaat, mengkonsumsi data malah naik penting.

Penambahan pemakaian data berlangsung karna pemakai terhubung aplikasi digital, satu diantaranya aplikasi pesan (messaging apps). Tidak heran bila aplikasi pesan dipandang jadi trend tehnologi th. 2017. Ditambah lagi, aplikasi pesan saat ini tidak cuma digunakan untuk chatting, namun juga belanja, baca berita, bermain game, melihat video, beli pulsa, serta beberapa hal yang lain.

5. e-Commerce

Indonesia tengah gencar meningkatkan perekonomian warga lewat ekonomi digital, e-commerce yaitu satu diantara sisi ekonomi digital.

Karena sangat yakinnya, pemerintah miliki visi jadi negara ekonomi digital paling besar di Asia Tenggara dengan valuasi US$ 130 miliar atau sekitaran Rp 1. 756 triliun. Keseriusan pemerintah memajukan e-commerce dibuktikan dengan kebijakan peta jalan (roadmap) e-commerce.

Sekarang ini, dengan e-commerce, pemakai dapat lakukan transaksi jual beli tanpa ada mesti bertatap muka atau pergi ke mall ataupun pasar tradisionil. Cukup hanya buka aplikasi di smartphone, orang dapat beli beragam hal yang dikehendaki, termasuk juga beli jasa. Disertai dengan transaksi elektronik, semua jadi lebih gampang serta menjanjikan. Tidak heran bila e-commerce dipandang jadi masa depan untuk dunia tehnologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *